Sonntag, 27. Mai 2007

Autofahren


Foto ini bukan dimaksudkan untuk pamer atau gagah-gagahan istilahnya.Disini aku ingin membagikan pengalamanku tentang menyetir sendirian ke tempatnya Lilis dan belum tahu arah yg dituju hingga sampai tujuannya…kekekek.Tetapi akhirnya berhasil juga sampai di rumahnya dengan menganut istilah Jawa“ Alon-alon asal klakon“…kekekek.Sehari sebelumnya aku pastikan lagi rute-rute yg akan kutempuh.Banyak teman juga yg mengatakan pakailah`“Navigation system“ kan suamimu punya tuh.Hehehe….begini deh sodara-sodari,lebih baik aku ditunjukin aja rutenya,ntar tak catat atau kuhapalin aja..kekekek,soalnya dengan Navi malah aku nggak konsentrasi nyetirnya.Sebentar di suruh belok kanan,ntar disuruh ke kiri.Trus kalau salah jalan yg nggak sesuai dengan perintahnya malah disuruh putar …welehhh malah pusing sama suara si ibu Navi…kekekek.Sebenarnya pake Navi itu enak,cuma karena aku belum lancar banget nyetirnya,mending konsentrasi ke jalan aja deh daripada ntar nabrak…hehehe.Kalau boleh jujur sebetulnya aku itu orangnya bernyali kecil dibandingkan adik-adikku untuk mengendarai semacam sepeda motor atau mobil.Malah lebih baik bagiku sepeda aja,nyaman,semilir lagee….kekekek.Cuma dikarenakan tempat tinggalku disini jauh dari kota dan nggak ada angkutan umum...becak,andong,angkota apalagi ojek…kekekek,dengan terpaksalah aku 1 th yg lalu membuat SIM Jerman supaya aku bisa keluar dan nggak bosan di rumah,kata suamiku dan keluarganya.Nrimo aja dahhh pikirku,padahal hati dah kebat kebit sama nyetir,sampai asal mo nyetir minum susu yg katanya bisa menyebakan ketenangan dan nggak lupa berdoa dulu minta perlindungan Tuhan Jesus.Padahal habis nyetir tetep aja mules,mungkin karena pengaruh susu yak??…kekekek.Kalau dipikir-pikir menyetir disini lebih aman daripada di Indo,karena aturan2 dan rambu-rambunya jelas-jelas dipatuhi.Coba kalau di Indo apalagi Jkt,kalau bisa lampu merah ditrabas aja…kekekek.Satu lagi yg perlu dibandingkan misalnya tentang kecelakaan,kalau di Jerman kecelakaan biasanya disebabkan karena kecepatan tinggi(biasanya anak muda),soalnya jalan disini kan bebas hambatan alias nggak ada si komo lewat…kekekek.Nah,kalau di Indo,gimana mau ngebut orang macet kok,penyebabnya cuma 1 karena terlambat pertolongan aja.Misalnya mobil ambulancenya datang telat disebabkan lalu lintas yg padat.Lalu begitu sampai di rumah sakit diliat dulu pasiennya apakah ada doku atau nggak buat masuk RS???....lah piye toh,orang udah berdarah-darah masih ditanyain duit,kok tega amat ya!!kan ini urusannya sama nyawa jeh!!