skip to main |
skip to sidebar
Ngalor-ngidul
Berhubung cuaca di Jerman lagi bagus,mangkanya beberapa hari ini aku sering di luar rumah.Kadang main sama anaknya tetangga di kebunnya,kadang ketemuan sama teman-teman.Karena malu pulak pada misua,soalnya diriku dah janj jika cuacanya bagus akan lebih sering berada di luar rumah daripada di dalam…hehehe.Maksudnya begeneh….orang sini tuh berkata,jika menghirup udara di luar akan lebih sehat meski cuma duduk di kebun daripada duduk-duduk di dalam rumah,atau paling tidak jalan-jalan 1 jam setiap hari (dalam arti bukan ke mall loh..hehehe)atau kalau nggak bersepeda ria atau boleh juga inline skatting.Tapi emang bener loh teorinya orang sini,buktinya mereka hidupnya lebih lama bisa mencapai 80 tahunan lebih …hehehe.Karena nggak enak ati pula mangkanya mumpung musim panas begini aku di luaran deh kayak laler…hehehe.Soalnya kalau musim gugur atau winter aku lebih sering berada dalam rumah,alasanku banyak sekali,kalau nggak kedinginan,kuping sebelah kiri cenut-cenut kalau keluar dan mesti pake topi.Udah gitu beli topi nggak ada yg cocok karena bikin jidat malah gatel2…kekekek.Yg cocok pake penutup telinga mirip walkman yg bahannya bulu-bulu gitu loh…heheheh…malah aneh kayak orang eskimo.Trus udah gitu alasan lagi,kalau keluar rumah mesti pake baju yg tebal-tebal,walahhhh berat…kekekek.Aku tahu sebenarnya nggak sehat sih kalau sering di dalam rumah dan mudah terserang penyakit,tapi apa boleh buat,tulangku bukan terbuat dari besi…hikshikshiks.Mangkanya kalau musim panas begini harus dimaanfaatin buat keluar rumah deh,lagipula malu sama anaknya tetangga yg masih pada balita,soalnya mereka nggak musim panas,gugur,apa salju harus keluar rumah…hehehe. Jadi mohon dimaafkan ya frente2(istilahnya Yanti) kalau beberapa hari ini aku blom sempat ngunjungi blog kalian2,habisnya begitu pulang ke rumah mata dah ngantuk jadi nggak sempat BW apa ngeblog.