Dienstag, 10. Juli 2007

Merle Taufe(Baptis)

Karena kalian ingin tahu hasil dari spuit baru,makanya kali ini aku tampilin deh kue Black Forest buat acara baptisnya Merle(anak baptisku) pada hari Minggu kemarin..…hehehe.Untuk cakenya tetap bentuk hati dan hiasannya masih yg biasa2 saja.Kenapa sih bentuknya hati???karena di hari bersejarahnya si Merle ini,aku ingin memberikan hatiku yg setulusnya juga sebagai ibu baptisnya…cieeee..nggak kuku boo.Lalu kenapa hiasannya biasa2 aja??karena permintaan ortunya Merlu cuma BF aja,lagipula orang sini nggak mau pake warna-warni takut sama pewarna tuh katanya….hehehe…kemudian pula aku nggak punya banyak waktu buat mencoba-coba menghias dengan spuit yg lain,alias takut nggak karu-karuan…hehehe.Soalnya selain cake masih ada makanan lain yg mengundang selera...kekekek.Ntar deh aku coba bikin cake dengan hiasan yg lain dan berwarna,nggak putih melulu seperti ini.Waktu melihat si Merle dibaptis hatiku ikut ser-ser an juga loh…hehehe.Meski si Merle anaknya orang lain tetapi aku senang bisa turut serta ambil bagian dalam merawatnya.Mungkin ada yg berpikiran,kok aku mau sih jadi ibu baptisnya(Patentante),ntar dimaanfaatin loh buat jagain anaknya atau hal yg lainnya.Biarin dehh kataku,yg jelas kan akunya sendiri tuh yg bersedia buat direpotin.Aku sih berpikir positifnya aja, siapa tahu malah bisa ketularan tuh punya anak..hehehe.Kalau pas ada teman atau kenalan yg menceritakan bahwa dia lagi hamil dan sebentar lagi mau melahirkan aku juga turut bergembira.Aku nggak pernah tuh iri hati dan bosan mendengar orang hamil lalu punya baby atau anaknya bisa begitu.Bukankah anak itu titipan Tuhan.Jadi aku pikir bersukacitalah juga terhadap orang lain.Nah,kalau ceritanya ada orang tua yg menyia-nyiakan anaknya malah aku turut pula mengutuknya….upsss sorry…hehehe.Ada loh suatu keluarga yg mempunyai 3 orang anak.Yg pertama 4 th,yg kedua 20 bulan dan yg ketiga baru 2 bulan.Masak ketika anak yg ketiga lahir sudah 2 hari di dunia malah merepotkan orang lain untuk meminjamkan tempat tidur babynya.Katanya nggak dapat sewaan,full-lah,repot lah...halahhh banyak banget alasannya.Lah,sudah tahu gitu ya beli dong,wong kalau dia hamil nggak pernah ada problem,dan pasti anaknya tuh lahir dengan selamat.Sampai temanku kalang kabut mencarikan pinjaman buatnya.Malah dengar-dengar tuh orang pingin nambah anak 4 orang lagi …hehehehe.Sampai-sampai ada orang lain yg bilang,kali-kali dia pingin punya anak banyak biar dapat tunjangan uang dari pemerintah….halahhhh ngaco kataku…wkwkwkwk….kesiannnn kesiannnn.Sebenarnya salah itu orang sendiri sih,kalau mau punya anak banyak di negara ini kudunya memikirkan bagaimana cara merawatnya dan jangan cuma merepotkan orang lain aja.Tuh kan jadinya banyak diomongin orang.Mending kalau dia sama orang lain pengertian,wong sama anak dan suaminya sendiri dilakukan seenaknya dewek…hehehehe.Contohnya,untuk membikin bakwan sayur aja mesti tunggu undangan makan dari orang lain atau mamanya datang ke negara ini buat membikinkan tuh bakwan….hehehehe.Padahal tuh anak dan suaminya sekali makan bakwan sayur,1 orang bisa 5 potong…kekekekek.Wis ahhh gitu aja ceritanya….kekekekek.